Bahasa Sederhana (Mungkin)

Cerita atau catatan kali ini, saya tidak tahu apa judul yang cocok, jadi, saya buat judul sederhana aja, yaitu “Bahasa Sederhana”.
Catatan atau ceritanya itu seperti ini:
Terkadang ada yang marah,
Ketika sesuatu terlihat kotor,
Dan yang mengotori itu adalah orang lain.
yah, terkadang.
Ini juga dari cerita tadi sore, dimana cerita itu seperti cerita diatas.
Ketika mendengar orang tersebut marah,
saya langsung bertanya kepada orang tersebut.
“Mengapa Anda Marah?
Karena kotor yah?
Apa anda sering membersihkannya?”
yah, saya tidak mendapatkan respon positif, tapi dari bahasa tubuh yang ia berikan, mungkin dapat dikatakan seperti itu.
yah, ia yang mungkin sering membersihkannya, makanya ia marah.
Setelah itu, karena ia tidak menjawab,
akhirnya saya melanjutkan dengan beberapa kata yang ingin saya sampaikan.
katanya itu seperti ini:
Hukum dunia itu sederhana,
Agar anda tidak marah,
Maka jangan bersihkan, biarkan terlihat seperti itu.
Sederhana kan.
yah, sebab anda marah karena anda yang bersihkan,
jadi saya yakin, ketika anda tidak membersihkannya,
pasti anda tidak akan marah.
karena kalau kotor juga bukan anda yang repot.
yah, mungkin seperti itu catatan atau cerita untuk hari ini.
sekian dan salam.

Bahasa (Mungkin)

Di Atas Sebuah Kapal Laut ( Cerita Mimpi )




cerita kali ini saya ingin bercerita tentang sebuah mimpi yang menurut saya sedikit aneh, saya tidak tahu maksud dari mimpi ini apa, tapi saya selalu berharap agar setiap mimpi yang saya lewati adalah mimpi yang merupakan bagian dari kebaikkan.
cerita mimpi diatas sebuah kapal laut adalah cerita mimpi untuk kali ini.
Cerita ini datang pada 2 hari yang lalu, setelah bermimpi di berikan sebuah kalung. yah, kira-kira tanggal 1 mei 2015.
cerita ini mungkin sangat panjang, akan tetapi hanya ini bagian yang masih jelas teringat dalam ingatan saya. ceritanya itu seperti ini:
saya bermimpi berada disebuah kapal yang besar, tiba-tiba saja saya berjalan didalam kapal tersebut.
didepan saya terdapat seseorang yang lagi duduk, saya tidak terlalu melihat wajah dari orang tersebut, akan tetapi menurut saya ia adalah orang yang sedikit tua, badan agak sedikit besar dan duduk seperti di depan sebuah api (api kecil-kecilan untuk menghangatkan tubuh ).
yah, terlihat seperti itu.
setelah itu, saya menghampiri pintu keluar dari kapal tersebut, saya ingin membukanya, akan tetapi orang tua yang saya lihat tadi itu berkata kepada saya katanya “Pintu itu jangan dibuka, sebab Tuhan sendirilah yang menutupnya”. yah, kata-katanya itu mungkin seperti itu yang dapat saya tuliskan.
saya tidak tahu maksud dari orang tua tersebut, akan tetapi saya penasaran, sebenarnya apa yang terjadi diluar.
yah, setelah itu saya pergi dari pintu itu dan mencari sela disamping pintu tersebut ( bagian dinding ). saya melihat keluar dan yang saya lihat adalah sebuah air yang semakin naik ( ibaratnya lagi banjir ), dan hujan yang sepertinya turun ( karena tidak mungkin ada banjir tapi tidak ada hujan ), dan saya merasa bahwa air tersebut sudah mencapai pucuk dari pohon-pohon tinggi yang ada, soalnya yang terlihat hanyalah pucuk-pucuk dari pohon tersebut.
yah, terlihat seperti itu. mungkin ada kelanjutannya lagi, soalnya saya sendiri sudah tidak mengingat cerita yang lainnya.
karena hanya cerita diatas yang masih teringat jelas dalam pikiran saya.
sekian dan salam buat cerita mimpi berada di atas sebuah kapal laut.

Di Atas Sebuah Kapal Laut ( Cerita Mimpi )

 
Template Created by Sirma TV